Postingan

Menampilkan postingan dengan label South Korea

My Korean Food Adventure

Gambar
I wrote  here , the best way to get to know the local you visit is by tasting the food.  Walaupun di Indonesia belakangan ini kuliner Korea relatif mudah dijumpai, khususnya di kota-kota besar.  Still the best way to savor the authentic cuisine is from the origin. Samgyetang Ginseng Chicken Soup, Seoul Ke Korea tanpa mencicipi Sup Ayam Ginseng (Samgyetang) ibarat ke Jogja minus makan gudeg.  Begitu perumpaan yang paling mendekati.  Dan saya terbilang beruntung karena dapat mencicipi Samgyetang di salah satu restoran (konon) terbaik di Kota Seoul. Maka di suatu siang, serombongan turis Indonesia berbaris menuju Korea Samgyetang beralamat di  Seoul-si Jung-gu Seosomun-dong 55-3 .  Ru mah makan yang hanya menyajikan sup ayam semenjak tahun 1960's ini,  selain tercatat dalam  50 Top “Hi, Seoul Korean Restaurants” oleh Pemerintah Kota Seoul juga  mendapatkan  Michelin Award di tahun 2018.  They put the Michelin sign on the wall...

Destinasi Wajib Liburan Korea Selatan - Bagian 3

Gambar
A nation's culture resides in the hearts and in the soul of its people   Mahatma Gandhi Selain makanan , cara mudah mengenali karakter suatu bangsa dalam jangka waktu relatif singkat adalah dengan mengunjungi museum.  Dan dua tempat berikut sarat dengan budaya tradisional Korea; ruang saji penuh informasi tentang kultur Negeri Kimchi, jauh dari hiruk-pikuk KPOP yang belakangan melanda dunia. National Folk Museum Menurut saya, National Folk Museum ibarat Taman Mini Indonesia Indah.  Bedanya, jika TMII adalah ajang display Indonesia dari Sabang sampai Merauke.  Maka museum ini menampilkan replika yang menggambarkan kehidupan tradisional Korea mulai dari pakaian, gerabah, alat angkut berupa tandu hingga kerajinan tangan Korea yang dikenal berkualitas baik. Museum terbagai atas 3 area ruang pamer.  Exhibition Hall 1 mengenai sejarah Korea termasuk transformasi teknologi Korea.  Kehidupan masyarakat Korea yang sebenarnya adalah tipe masyarakat agraris ...

Destinasi Wajib Liburan Korea Selatan - Bagian 2

Gambar
Gerimis salju di Mount Seoraksan, batal ke Gwonggeumsung Fortress  Setelah bermalam di Sokcho, tujuan selanjutanya adalah Taman Nasional Gunung Sorak.  Oiya, kami diinapkan di The Class 300 Hotel dan mendapatkan kamar dengan pemandangan menghadap ke laut.  Ternyata pantai di kawasan Sokcho ini termasuk salah satu lokasi favorit shooting drama juga. Selain dikenal akan pantainya, best thing to do di sini adalah menikmati hidangan lautnya -terutama ikan dan cumi- seperti yang sudah kami santap tadi malam.  Untuk makanan yang sempat saya cicipi, Insya Allah rencananya akan saya tulis terpisah walau sebagian sudah sempat saya tulis tipis-tipis   di sini .  Cusslah dibaca  😉 Ki: Pemandangan dari kamar.  Jalanan lebar nan lengang. Ka: Saya di depan The Class 300 Hotel, Sokcho Kembali ke Sokcho.  Meskipun kawasan pantai, jangan berharap cuacanya sebagaimana Bali ya gaesss, mengingat secara geografis letak Korea bukan di garis khatulistiwa hehe...

Destinasi Wajib Liburan Korea Selatan - Bagian 1

Gambar
Selepas mendarat di Incheon International Airport, kami diberi waktu untuk berganti kostum tempur alias baju musim dingin.  Cukup dengan membasuh muka dan sikat gigi serta sedikit minyak wangi karena minus mandi, perjalanan menikmati Korea Selatan pun dimulai.   The Garden of Morning Calm, Gapyeong Tempat pertama yang akan kami kunjungi adalah semacam Kebun Raya Bogor mini seluas 300.000 m² , memiliki ribuan varietas tumbuhan khas Negeri Ginseng.  Kendati tidak seluas KRB (87 ha), Garden of Morning Calm dapat menarik hingga 600.000 wisatawan dalam setahunnya. Perjalanan ke arah luar kota bagian timur Kota Seoul kami tempuh hampir 4 jam dari bandara.  Rintik hujan setia menemani sepanjang perjalanan semenjak bis kami meninggalkan Incheon.   Cuaca yang sama sekali tidak bersahabat buat manusia tropis seperti saiah karena membuat musim semi di pertengahan Maret ini serasa winter. Saya yang biasanya hidup di bawah curahan matahari melimpah ruah, tetiba har...

Seoul Snap: Capture The City Vibe

Gambar
Try to collect moment, not things. Kalimat tersebut memang benar adanya.  Karena kian hari tumbuh kesadaran akan keterbatasan; apalagi jika dikaitkan dengan umur alias tuwek hehehe.  Sejatinya manusia itu tambah umur bukan makin perkasa, malah sebaliknya semakin beragam keterbatasannya.  Keterbatasan waktu berdiam di suatu tempat, keterbatasan mengingat, keterbatasan untuk menikmati. Apalagi buat yang hobi pelesiran, ini berasa banget, itu sih yang saya rasakan.  Setelah perjalanan usai, apa yang kita miliki selain cerita?  Sayang rasanya jika cerita-cerita perjalanan hanya berputar dan tersimpan sebagai isi kepala. Berangkat dari pemikiran itu, kini acap kali  datang ke suatu tempat, saya tidak hanya mengabadikan diri sendiri atau teman seperjalanan, tapi juga belajar menangkap "kehidupannya". Belakangan terasa; memenjarakan gerak kota dalam gambar memberikan sensasi tersendiri.  Selain sebagai obat melawan lupa, melihat kembali gerak waktu yang ...